Di Gunung Dempo ada Materi Murni Melebihi Emas?

September 3, 2013 at 8:26 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Di Gunung Dempo ada Materi Murni Melebihi Emas?

Ada materi yang lebih murni dari emas di sekitar Gunung Dempo, masak sih? bisa jadi.  Hal tersebut dikemukakan oleh Jurnalis Sutrisman Dinah yang mendesak pemerintah melakukan penelitian besar-besaran di kawasan Gunung Dempo mengingat banyak sekali penemuan-penemuan purbakala di daerah tersebut, dalam kutipan saya sebelumnya disebutkan bahwa Lahat dan Pagaralam memiliki temuan situs paling banyak di dunia. Menarik bukan. Memang bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah, dan lebih penting lagi adalah bagaimana mengaktualisasikan nilai-nilai masa lalu ke konteks kekinian.

Silahkan baca beritanya dibawah ini yang saya kutip dari detik.com

Penemuan Arca Dewi di Pagaralam/ Dok Detikcom

Continue Reading Di Gunung Dempo ada Materi Murni Melebihi Emas?…

Advertisements

‘Filsafat Islam Perlu Dihidupkan Lagi’

January 13, 2009 at 6:44 am | Posted in Uncategorized | 1 Comment

Republika, Rabu, 07 Januari 2009 pukul 07:58:00

serial-conference-at-uin-mizan-icas-4-5-jan-2009-053JAKARTA — Umat Islam diingatkan untuk menghidupkan kembali filsafat Islam. Inteletual Muslim, Dr Haidar Bagir mengatakan, kehadiran filsafat Islam yang telah ‘mati’ sangat diperlukan kaum Muslimin di era modern ini. Filsafat Islam, tutur dia, dapat memberi manfaat bagi kehidupan umat.

serial-conference-at-uin-mizan-icas-4-5-jan-2009-113”Filsafat Islam bisa mengembalikan makna hidup yang sebenarnya,” ungkap pendiri Islamic College for Advanced Studies (ICAS) itu di sela-sela acara A Set of Conferences Across Java di Jakarta, Selasa (6/1). Presiden Direktur Mizan itu menambahkan, akibat tak mengetahui dan mengenal filsafat Islam, masyarakat Indonesia seakan telah kehilangan pegangan dan makna hidup.

serial-conference-at-uin-mizan-icas-4-5-jan-2009-059Menurut Haidar, filsafat Islam bisa mendorong kaum Muslim benar-benar memahami kompleksitas persoalan pembangunan sistem-sistem kehidupan alternatif. Hanya dengan menguasai isu-isu filosofis mendasar, papar dia, kaum Muslim dapat berpartisipasi dalam upaya mencari sistem-sistem terbaik bagi kepentingan semua orang.
Continue Reading ‘Filsafat Islam Perlu Dihidupkan Lagi’…

Avicenna, the sage and the philosopher

November 18, 2008 at 4:26 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment
Avicenna, the sage and the philosopher
Fri, 14 Nov 2008 15:04:13 GMT
Ismail Salami, Press TV

Abu Ali Al-Husayn ibn Abdullah ibn Sina known as Avicenna was born into a middle class family in Afshanah, near Bukhara. His father was a governor of the Samanid dynasty.

After the death of his father, he began a period of wandering and turmoil. He sojourned for some time in Gurgan, Qazvin, Hamadan and Isfahan. A precocious genius, he is said to have cured the Samanid Amir Nuh Ibn Mansur at the age of 17, and by the time he was 18, he was accomplished in all branches of science.

Avicenna, also known as Shaykh al-Ra’is (Master and Head) died near Hamadan and was buried there. His scientific status won him different epithets such as Shaykh al-Ra’is, Hujjat al-Haq, Sharaf al-Mulk and Imam al-Hukama.

Avicenna’s philosophy is composed of basic elements such as peripatetic philosophy of Aristotle, and a portion of Neoplatonic specific cosmological elements in synthesis with Islamic world vision. With all that, he is more a follower of Aristotle than others. Yet, he does not follow Aristotle blindly and imitatively. With his own initiatives, he shed light on the dark aspects of Aristotelian thought and endeavored to establish a new philosophical system by using Platonic and Neoplatonic thinking.

Continue Reading Avicenna, the sage and the philosopher…

Teori Evolusi Charles Darwin

November 1, 2008 at 8:46 am | Posted in Uncategorized | 3 Comments

3 Desember, 2007

TEORI EVOLUSI CHARLES DARWIN

Diarsipkan di bawah: Filsafat — greata @ 10:07 am

Oleh: Drs. Bambang Agus Suripto, SU., M.Sc. (Dosen Fakultas Biologi UGM)

“In 1831 the Englishman set forth on his famous vayage in the Beagle. After 28 years he published Origin of Species, which revolutionized man’s view of nature and his place in it” (Loren C. Elseley, February 1956)

Pendahuluan

Sejak dahulu kala manusia selalu mempertanyakan asal-usul kehidupan dan dirinya. Jawaban sementara atas pertanyaan tersebut ada tiga altenatif, yaitu penciptaan, transformasi, atau evolusi biologi.

Definisi evolusi biologi bermacam-macam tergantung dari aspek biologi yang dikaji. Beberapa definisi yang umum dijumpai di buku-buku biologi, antara lain: evolusi pada makhluk hidup adalah perubahan-perubahan yang dialami makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam kurun waktu yang lama dan diturunkan, sehingga lama kelamaan dapat terbentuk species baru: evolusi adalah perubahan frekuensi gen pada populasi dari masa ke masa; dan evolusi adalah perubahan karakter adaptif pada populasi dari masa ke masa. Evolusi telah mempersatukan semua cabang ilmu biologi.

Continue Reading Teori Evolusi Charles Darwin…

Perubahan pemikiran Harun Yahya tentang Teori Evolusi

November 1, 2008 at 8:11 am | Posted in Uncategorized | 14 Comments

Dapat info dari mailinglistnya pak Andya Primanda (pengamat sains).

Ini mengenai perubahan sikap Harun Yahya (Adnan Oktar) yang semula mengkritik dan menentang habis-habisan teori evolusi, namun kemudian menjadi lebih lunak bahkan cenderung memungkinkan kebenarannya.Beritanya dapat disimak di sini:
http://www.turkishdailynews.com.tr/article.php?enewsid=116328

Beberapa rekan diskusi yang mendalami biologi tidak terlalu heran dengan perubahan sikap HY tersebut, mengingat HY pada awal mulanya memang bukan scientist/biologist , tetapi berlatar belakang pendidikan seni. Argumentasi anti teori evolusi HY kebanyakan mengutip dari ilmuwan-ilmuwan sebelumnya. Jadi secara prinsip tidak ada yang baru dari bantahan HY.

Magister ICAS Enrollment Program 2009

October 31, 2008 at 9:08 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

The New Student Registration Program 2009

ICAS-Paramadina Jakarta – Indonesia

Master Degree (MA) of Islamic Philosophy and Islamic Mysticisms

Pre-Registration Requirement:

1.One Copy of Identity Card

2.Color Photo size 2 x 3 and 3 x 4 (@ 6 piece)

3.Copy of Certificate academic (legalized by the university)

4.Copy of Academic Transcript (legalized by the university)

5.To pay the registration and entrance test fee Rp 150.000

6.To fill the pre-registration form and follow the entrance test (Written Test & Interview)

The requirement to study at Preliminary semester:

The new student should pay the for course preliminary semester about Rp 1.500.000 (for tuition fee),

Other informations:

1.The Pre-registration period:

November 1, 2007 – to February 17, 2009

2.The entrance test will be held in ICAS Campus (Pondok Indah Plaza III, Blok F5, Jl. TB.Simatupang, South Jakarta Indonesia):

· Written Test: Thursday, February 19, 2009 at 9.30.am – end.

· Interview: Friday-Saturday, February 20-21, 2009, at 10.00 am – end (The schedule of the interview will be determined by the committee).

3.The announcement of the result of entrance test:

Februari 28, 2009.

4.The Re-registration period of the student who has passed the Entrance Test will be held:

on Februari 28, 2009 — March 10 , 2009.

5.The course start on March 14, 2009.

6.The course will be held at Saturday and Sunday (at 9 am to 5 pm)

7.For more information and detail of the program, please contact:

Islamic College For Advanced Studies (ICAS) Jakarta,

Pondok Indah Plaza III, 3rd floor, blok F-5, T.B Simatupang Street, South Jakarta 12310, Indonesia .

Phone: (021) 765-1534 , Fax. (021) 765-1601.

CP: Mr. Samantho, Mrs.Syaefuddin

E-mail: icas_jakarta@yahoo.co.id, ay_samantho@yahoo.com, ahmadsamantho@gmail.com

Website: http://www.icas-indonesia.org

Sains dan Pencarian Makna

September 22, 2008 at 4:04 am | Posted in Seminar-seminar, Uncategorized | 1 Comment

Sains dan Pencarian Makna

Menyiasati Konflik Tua antara Sains dan Agama*

Dr. F. Budi Hardiman

Di samping agama dan filsafat, sains merupakan salah satu bentuk pengetahuan manusia yang gigih mencari makna. Mungkin sains tidak menuntaskan banyak misteri kehidupan manusia, seperti misteri asal-usul kehidupan dan misteri kematian, namun langkah-langkah untuk memecahkan enigma-enigma seperti itu tampaknya berjalan progresif dalam sains. Kesan bahwa sains ingin menyaingi agama atau bahkan menggantikannya dalam perannya sebagai juru tafsir dunia cukuplah beralasan. Sains berambisi menjadi sistem pandangan dunia menyeluruh, dan itulah yang terjadi dalam scientism. Di dalam saintisme kesahihan agama dalam memaknai dunia ditolak. Di tengah-tengah dominasi saintistis itu di abad ke-20 terjadi suatu tren yang sebaliknya: Kesahihan sains dalam memaknai dunia juga dipersoalkan.

Secara garis besar ada tiga posisi untuk memahami hubungan antara sains dan agama dalam pencarian makna. Dengan “makna” di sini dimaksudkan terutama ‘kebenaran’. Pertama, sains dan agama memiliki teritorium yang berbeda dalam pencarian makna. Kedua, agama dan sains dapat dibawa ke dalam arena yang sama dalam pencarian makna. Dan ketiga, agama dan sains menerangi realitas yang sama namun dengan perspektif yang berbeda. Dalam tulisan ini saya ingin menunjukkan bagaimana filsafat sains kontemporer bergerak ke posisi kedua dalam pencarian makna. Setelah itu saya ingin memberi evaluasi dengan mempertahankan posisi ketiga.

Continue Reading Sains dan Pencarian Makna…

Benturan Peradaban atau Kalkulasi Kepentingan

August 11, 2008 at 6:44 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Wawancara dengan Anies Baswedan:

Benturan Peradaban atau Kalkulasi Kepentingan


Wahyuana

Jakarta – Usianya baru 39 tahun, namun pemikiran Anies Baswedan dianggap begitu berpengaruh, sehingga majalah Foreign Policy menempatkan rektor Universitas Paramadina ini dalam urutan ke 60 dari 100 intelektual top dunia.

Mengkritisi dominasi pendekatan kebudayaan terhadap konflik-konflik Muslim-Barat, ia meyakini bahwa konflik-konflik itu tak dipicu oleh identitas budaya, agama atau peradaban, melainkan oleh sebuah kalkulasi kepentingan. Ia menjelaskan konsep ini ketika diwawancarai oleh jurnalis dari Jakarta, Wahyuana.

Continue Reading Benturan Peradaban atau Kalkulasi Kepentingan…

ACRoSS Activity

August 9, 2008 at 7:34 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

ACRoSS Activity : Researchers Weekly Discussion


A Philosophical Basis for Inter-Religious Dialogue: Dr. Max Stephens

July 21, 2008 at 7:06 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Please Klik for more information on his presentation :

maxpowerpoint

Next Page »


Entries and comments feeds.