Sains dan Pencarian Makna

September 22, 2008 at 4:04 am | Posted in Seminar-seminar, Uncategorized | 1 Comment

Sains dan Pencarian Makna

Menyiasati Konflik Tua antara Sains dan Agama*

Dr. F. Budi Hardiman

Di samping agama dan filsafat, sains merupakan salah satu bentuk pengetahuan manusia yang gigih mencari makna. Mungkin sains tidak menuntaskan banyak misteri kehidupan manusia, seperti misteri asal-usul kehidupan dan misteri kematian, namun langkah-langkah untuk memecahkan enigma-enigma seperti itu tampaknya berjalan progresif dalam sains. Kesan bahwa sains ingin menyaingi agama atau bahkan menggantikannya dalam perannya sebagai juru tafsir dunia cukuplah beralasan. Sains berambisi menjadi sistem pandangan dunia menyeluruh, dan itulah yang terjadi dalam scientism. Di dalam saintisme kesahihan agama dalam memaknai dunia ditolak. Di tengah-tengah dominasi saintistis itu di abad ke-20 terjadi suatu tren yang sebaliknya: Kesahihan sains dalam memaknai dunia juga dipersoalkan.

Secara garis besar ada tiga posisi untuk memahami hubungan antara sains dan agama dalam pencarian makna. Dengan “makna” di sini dimaksudkan terutama ‘kebenaran’. Pertama, sains dan agama memiliki teritorium yang berbeda dalam pencarian makna. Kedua, agama dan sains dapat dibawa ke dalam arena yang sama dalam pencarian makna. Dan ketiga, agama dan sains menerangi realitas yang sama namun dengan perspektif yang berbeda. Dalam tulisan ini saya ingin menunjukkan bagaimana filsafat sains kontemporer bergerak ke posisi kedua dalam pencarian makna. Setelah itu saya ingin memberi evaluasi dengan mempertahankan posisi ketiga.

Continue Reading Sains dan Pencarian Makna…


Entries and comments feeds.