An Inquiry on the Possibility of Man’s Authenticity in Transcendent Philosophy
April 18, 2011 at 2:52 am | Posted in Artikel: Wawasan | Leave a commentAn Inquiry on the Possibility of Man’s Authenticity
in Transcendent Philosophy
Husain Heriyanto
Salam,
Para aktivis ACRoSS ICAS yang selalu giat dan menggiatkan aktivitas keilmuan-kearifan, di mana pun kalian kini ada dan mengada… Saya bersyukur bahwa semua aktivis ACRoSS kini berkiprah di dunia keilmuan dan aktivisme intelektual Islam, Alẖamdulillāh…
Seperti yang saya janjikan sebelumnya saya akan mengirim tulisan hikmah sebagai hadiah kepada Ms Ista yang baru saja memperoleh amanah dan anugerah Allah SWT berupa kehadiran seorang putri, yang mudah-mudahan menambah barisan orang-orang yang mencintai hikmah dan kearifan. Semoga hadiah hikmah ini bermanfaat..!
27 Maret lalu, dalam sebuah seminar di ICAS Jakarta, saya mempresentasikan paper dengan judul “An Inquiry on the Possibility of Man’s Authenticity in Transcendent Philosophy (ẖikmah muta’āliyah)”; sebuah topik yang –sejauh saya ketahui melalui buku-buku/jurnal-jurnal dan seminar-seminar nasional/internasional- belum pernah dikemukakan oleh siapapun. Tentu saja, topik otentisitas sudah kerap dibahas khususnya dalam filsafat eksistensialisme modern, tapi tak pernah dalam ẖikmah muta’āliyah. Hal ini bisa dimengerti mengingat konteks kelahiran ẖikmah yang merupakan hasil dari pengalaman dan perenungan Mullā Shadrā yang sepenuhnya metafisis tentang makna eksistensi (wujūd, being), bukan berangkat dari problem sosial kemanusiaan sebagaimana yang terjadi pada kemunculan eksistensialisme modern.
Continue Reading An Inquiry on the Possibility of Man’s Authenticity in Transcendent Philosophy…
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.




